TARAKAN – Anggota DPD RI Herman SH mengunjungi kediaman tokoh masyarakat, Bapak H. Faisal, di Karang Anyar RT 25 pada Minggu malam (14/12/2025). Kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini dihadiri oleh tokoh adat, bapak-bapak, dan ibu-ibu dari berbagai suku yang bermukim di wilayah tersebut.
Herman mengangkat tema keragaman budaya sebagai kekayaan yang harus dijaga. Di wilayah Karang Anyar yang heterogen, ia memuji kerukunan antarwarga yang selama ini menjadi contoh nyata penerapan Bhinneka Tunggal Ika di Kota Tarakan.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan negara kesatuan tidak bertujuan menghapus identitas suku, melainkan merangkul semua identitas tersebut ke dalam satu wadah besar yang harmonis. Herman berkomitmen untuk terus menjaga agar kebijakan pusat tidak mengabaikan kearifan lokal daerah.
“Kaltara ini mini Indonesia. Kekuatan kita terletak pada kemampuan kita merawat perbedaan. Jangan biarkan perbedaan pilihan politik atau pandangan merusak persaudaraan kita sebagai sesama warga negara,” ungkap Herman.
Acara yang ditutup pada pukul 22.00 WITA ini mempertegas komitmen warga Karang Anyar untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah demi keberlangsungan pembangunan di Kalimantan Utara.
Faisal sebagai tokoh setempat mengapresiasi langkah Herman yang terus menjalin silaturahmi dengan warga pemukiman padat. Dialog malam itu juga membahas tentang pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas di tingkat RT. (adv)


Discussion about this post