TARAKAN – Pedagang pakaian di THM Kota Tarakan mengeluhkan turunnya daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Kondisi ini berbeda dengan tahun sebelumnya.
Ardy, salah satu pedagang kaki lima yang berjualan di THM menjelaskan bahwa penurunan daya beli masyarakat yang terjadi di Ramadan tahun 2025 sudah dirasakan sejak 10 hari menjelang Lebaran.
“Tahun kemaren itu 10 hari menjelang lebaran pembeli itu sudah meledak, namun berbeda dengan tahun sekarang, ” ujar Ardy ketika di temui di THM, Senin 24 Maret 2025.
Pedagang yang berjualan pakaian ini mengungkapkan bahwa di tahun sebelumnya tokonya membludak hingga harus tutup di jam 03.00 Wita, namun 6 hari menjelang lebaran tokonya hanya buka seperti jam biasanya.
“Tapi sekarang sama saja seperti hari biasanya tutup di jam 9 malam, ” ungkapnya.
Hal serupa juga dirasakan oleh para pedagang daging di Pasar Gusher yang mengatakan ada penurunan daya beli Masyarakat. Salah satu pedagang daging, Ramly menjelaskan bahwa tahun 2024 permintaan daging menjelang lebaran lebih tinggi dari pada tahun ini.
“Mungkin masalah ekonomi,” pungkasnya.


Discussion about this post